tekan tombol play, bila tak terdengar? klik di sini ..
| Ternyata, POLIGAMI itu INDAH ... |
|
|
| Ditulis Oleh Al-Ustadz Abu Karimah 'Askary hafizhahulloh | |
| Kamis, 17 September 2009 | |
|
DIKALA WANITA MERASAKAN NIKMAT POLIGAMI Suaminya banyak menikahi para wanita merdeka setelahnya,dan membeli budak-budak wanita,namun tidak memberi pengaruh sedikitpun terhadap istrinya,seperti yang terjadi dikalangan banyak wanita berupa sifat kecemburuan. Diantara kejadian yang aneh yang terjadi pada saat beliau menunaikan ibadah haji tahun 1156 Hijriah, Beliau berkumpul bersama Syaikh Umar Al-Halabi di Makkah, Al-Halabi mewasiatkan kepadanya agar membeliakan untuknya seorang wanita budak berkulit putih yang masih perawan dan belum mencapai usia baligh, yang sifatnya demikian dan demikian……. Setelah pulang dari haji, diapun meminta agar dilakukan penyaringan dari wanita-wanita budak yang sesuai pesanan. Maka setelah pencarian, dia pun mendapatkan yang dimaksud maka diapun membelinya, lalu dia mengantarkannya kepada istrinya agar mengirim wanita budak tersebut bersama dengan orang yang telah diwasiatkan untuk menemaninya dalam perjalanan.Tatkala telah tiba waktu safar, Ia pun mengabarkan kepada istrinya tentang hal itu, maka istrinya berkata: "sesungguhnya aku sangat senang sekali dengan wanita ini, dan aku tidak mampu berpisah dengannya, sementara saya tidak memiliki anak, sehingga aku menjadikannya seperti anakku sendiri.” Budak wanita itu turut menangis, dan berkata: "aku tidak ingin berpisah dengan tuan wanitaku. Saya tidak meninggalkannya selama-selamanya." Lalu suaminya bertanya: "lalu apa yang harus dilakukan?" Jawab istrinya: "aku yang akan membayar jumlah harganya, dan engkau membelikan untuknya budak yang lain." Maka sang suami pun melakukannya. Lalu setelah itu istrinya memerdekakan budak wanita tersebut. Lalu mengikatnya dengan tali perkawinan untuk suaminya, lalu diapun meriasnya dan menyiapkan ranjang pengantinnya, khusus untuknya. Ayahkupun mengumpulinya pada tahun 1165 Hijriah. Dalam keadaan istrinya tidak mampu berpisah dengannya meskipun telah menjadi madunya, dan bahkan telah melahirkan beberapa anak.
Mereka berkata kepadanya: "ia sedang tidur." Berkata Tuan wanitanya: "sesungguhnya hatiku membisikkan kepadaku bahwa dia telah meninggal, dan aku melihat dalam mimpiku yang membenarkan hal itu."
============================== |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
Audio Streaming .::
Menu Utama
| IBNULQOYYIM.Com |
| Mengapa SALAFY |
| Asy-Syaikh Muqbil |
| A g e n d a |
| Web inFo |
| Audio & Download |
| Lihat, Versi Blog .. |





