Friday, September 11, 2026
No menu items!
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
HomeAqidah & AkhlaqMengenali Sebab Kebahagiaan dan Kesedihan

Mengenali Sebab Kebahagiaan dan Kesedihan

Diantara Cara Memahami Diri:
Mengenali Sebab Kebahagiaan dan Kesedihan

Banyak di antara kita yang mengaitkan rasa sakit dan sesak di dada pada perilaku seseorang, perkataan teman, atau terjadinya suatu musibah. Terkadang, kita merasakan sakit dan sesak namun tidak mengetahui apa penyebabnya. Semua ini memang lazim terjadi dan tidak bisa dipungkiri.

Allah berfirman:
بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ
“…karena perbuatan tanganmu sendiri”
[QS. Asy-Syura: 30].

Akan tetapi, musibah yang paling besar adalah:

  1. Engkau melemparkan kesalahan kepada orang lain, dan menganggap dirimu bersih dari sebab-sebab rasa sakit dan kesempitan tersebut.
  2. Engkau merasakan sakit dan sempit tanpa menyadari penyebabnya, padahal seandainya engkau mau mencari ke dalam dirimu, engkau akan menemukan sebuah dosa yang mewariskan kegelisahan, atau kelalaian yang menyebabkan kerasnya hati.
  3. Engkau melihat perlakuan buruk orang lain terhadapmu, namun tidak terlintas sedikit pun di benakmu bahwa hal itu mungkin saja merupakan hukuman dan peringatan dari Allah, akibat kelalaianmu dalam menjalankan kewajiban atau pelanggaranmu terhadap hal yang diharamkan.

Maka wahai saudaraku, hati menjadi menderita dan dada terasa sempit karena penyakit serta dosa-dosa di dalamnya dan penderitaan itu berkali-kali lipat lebih besar dibandingkan kesempitan dan rasa sakit yang ditimbulkan oleh gangguan, perbuatan, orang-orang di sekitarmu.

Jujurlah pada dirimu sendiri dan jangan membohonginya. Carilah dan selidikilah sebab-sebab penderitaanmu, karena sejatinya musibah dan ujian itu berasal dari kita dan bermula dari dalam diri kita.

Ditulis oleh:
Dr. Abu Malik Ali Al-Mash’ari
___

مَعْرِفَةُ النَّفْسِ
مَا لَهَا وَمَا عَلَيْهَا
(من فهم النفس: معرفة أسباب سعادتها وضيقها، وآلامها.

كثير منا يُحيل الألم والضيق إلى تصرّف من شخص أو لفظ من صديق، أو حصول مكروه. وأحياناً نشعر بالألم والضيق، ولا نعرف سببه. وهذا كله يحصل، ولا يُنكر.ولكن المصيبة العظمى:
1 أن تلقي اللوم على غيرك، وتبرّئ نفسك من أسباب الألم والضيق.
2 أن تشعر بالألم والضيق ولا تشعر بسببه، ولو بحثت وفتشت لوجدت ذنباً أورث وحشة، وغُفلة سبّبت قسوة.
3 أن ترى إيذاء الآخرين، ولا يخطر ببالك أنه قد يكون عقوبة وتسليطاً من الله بسبب تقصير في واجب أو تعدي في محرم.(فيا أخي/ القلب يتألّم

والصدر يضيقُ بما فيه من
الأمراض والذنوب، أضعافَ
ضيقه وألمه بما حولَه من الأذى
والتصرفات والأشخاص.
قال الله:
(فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ)
(الخلاصة: اصدق نفسك ولا تخادعها وابحث وتلمس أسباب ألمك (فالبلاء منا وفينا)

.كتبه/ د. أبو مالك علي المشعري

RELATED ARTICLES
- Donasi Dakwah -spot_img

Populer Artikel

Tamu