Tuesday, May 26, 2026
No menu items!
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
HomeFiqhSebaik-baik Doa Adalah Doa Pada Hari ‘Arafah

Sebaik-baik Doa Adalah Doa Pada Hari ‘Arafah

SEBAIK BAIK DO’A ADALAH DO’A PADA HARI ‘ARAFAH

Diriwayatkan dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al-‘Ash –radhiyallahu ‘anhuma–, bahwa Nabi ﷺ bersabda:

‎خَيْرُ الدُّعَاءِ دُعَاءُ يَوْمِ عَرَفَةَ، وَخَيْرُ مَا قُلْتُ أَنَا وَالنَّبِيُّونَ مِنْ قَبْلِي

“Sebaik-baik doa adalah doa pada hari ‘Arafah. Dan sebaik-baik ucapan yang pernah aku katakan dan juga para nabi sebelumku adalah:

‎لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

‘Tiada sesembahan yang berhak disembah selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya, milik-Nya kerajaan dan bagi-Nya segala pujian, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.’”

📚 Dihasankan oleh Al-Albani dalam Shahih At-Tirmidzi, no. 3585

🍂 Berkata Imam An-Nawawi -rahimahullah-,

“Hari ini (hari Arafah) adalah hari terbaik sepanjang tahun untuk berdoa. Maka, sepantasnya seseorang mencurahkan segenap kemampuannya untuk berdzikir, berdoa, dan membaca Al-Qur’an. Dan hendaknya ia memperbanyak berbagai macam doa dan mengucapkan beragam bentuk dzikir. Ia berdoa untuk dirinya, kedua orang tuanya, kerabat-kerabatnya, para guru, para sahabat dan teman-temannya, orang-orang yang dicintainya, semua yang pernah berbuat baik kepadanya, serta seluruh kaum Muslimin.

Dan hendaknya ia waspada, benar-benar waspada, dari meremehkan (amal-amal) tersebut, karena sungguh hari ini tidak dapat diulang (diganti).

📚 Kitabul Adzkar Lin Nawawi, hlm. 333

🍂 Berkata Al-Hafizh Ibn ‘Abdil Barr -rahimahullah-:

Dalam hadis ini terdapat pelajaran fiqih, yaitu bahwa doa pada hari ‘Arafah lebih utama dibandingkan hari lainnya. Hal ini sekaligus menjadi dalil akan keutamaan hari Arafah dibandingkan hari-hari lain. Hadis ini juga mengisyaratkan bahwa doa yang dipanjatkan pada hari Arafah umumnya mustajab (dikabulkan).

📚 At-Tamhid, 6/41

🍂 Berkata Al-‘Allamah Ibn ‘Utsaimin -rahi mahullah-:

Pada Hari ‘Arafah, sepatutnya seseorang bersungguh-sungguh untuk mengisi penghujung harinya dengan doa dan memperbanyak permohonan dengan penuh kesungguhan. Sebab, Allah ‘azza wa jalla mencintai orang-orang yang bersungguh-sungguh dalam berdoa. Semakin seseorang mengulang-ulang dan mendesak dalam doanya, maka akan semakin tampak rasa butuh dan ketundukan dirinya kepada Rabb-nya ‘Azza wa Jalla. Dan sungguh, dalam setiap keadaannya, manusia adalah makhluk yang senantiasa bergantung kepada Allah.

📚 Liqa`at Al-Hajj, 1/108

t.me/bokharywamoslim
t.me/lentera_salafiyah/2889

 

RELATED ARTICLES
- Donasi Dakwah -spot_img

Populer Artikel

Tamu