Monday, July 27, 2026
No menu items!
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
HomeAqidah & AkhlaqAkal Yang Tidak Bermanfaat

Akal Yang Tidak Bermanfaat

AKAL YANG TIDAK BERMANFAAT

“Barang siapa tidak memiliki akal yang membimbing dan mengaturnya, maka ia tidak akan memperoleh manfaat dari banyaknya riwayat (nasihat dan pengalaman) orang-orang.”

Dalam hubungan antarmanusia, sering terdengar keluhan tentang sebuah masalah yang menyakitkan, yaitu terus berulangnya kesalahan yang mengganggu, serta sebagian orang tidak mengambil pelajaran dari akal, pengalaman, nasihat, dan musibah (pengalaman pahit) yang pernah menimpanya, meskipun telah banyak dinasihati, diingatkan, dan diperingatkan.

Al-Hasan Al-Bashri rahimahullah berkata:

“Barang siapa tidak memiliki akal yang membimbing dan mengaturnya, maka ia tidak akan memperoleh manfaat dari banyaknya riwayat orang-orang.”
(Al-‘Aql wa Fadhluhu karya Ibnu Abi Ad-Dunya, no. 75).

Maksudnya, Barang siapa tidak memiliki hikmah yang menjadi petunjuk baginya dan akal yang mengatur dirinya—yakni mengelola serta memperbaiki urusannya—maka ia tidak akan mengambil manfaat dari nasihat, kisah-kisah, maupun pengalaman hidup orang lain.

Wahai saudaraku, Keluhan orang lain bukanlah semata-mata karena seseorang melakukan kesalahan, sebab kita semua pasti pernah berbuat salah.

Akan tetapi, yang benar-benar menyakitkan adalah:
• Mengulangi kesalahan yang sama berulang kali dengan cara yang sama.
• Tidak mengambil pelajaran dari nasihat, berbagai peristiwa, dan pengalaman hidup.
• Menimbulkan mudarat bagi diri sendiri dan orang-orang di sekitarnya.
• Terus tertipu oleh orang yang telah berulang kali berbuat buruk kepadanya.

Semua ini merupakan salah satu tanda lemahnya iman.
Nabi ﷺ bersabda:

لَا يُلْدَغُ الْمُؤْمِنُ مِنْ جُحْرٍ وَاحِدٍ مَرَّتَيْنِ

“Seorang mukmin tidak akan disengat dari satu lubang yang sama sebanyak dua kali.”
(Muttafaq ‘alaih; diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim).

Ditulis oleh:
Abu Malik Ali Al-Masy’ari

RELATED ARTICLES
- Donasi Dakwah -spot_img

Populer Artikel

Tamu