Rasulullah ﷺ bersabda :
لَيْسَ الْغِنَى عَنْ كَثْرَةِ الْعَرَضِ وَلَكِنَّ الْغِنَى غِنَى النَّفْسِ
“Bukanlah kaya itu dengan banyak harta, tetapi kaya itu adalah dengan kaya hati.”
(Muttafaq Alaihi, dari hadits Abu Hurairah رَضِيَ اللهُ عَنْهُ )
Berkata Ibnu Baththal رَحِمَهُ اللهُ :
“Makna Hadits ini bahwa bukanlah hakekat kekayaan adalah dengan banyaknya harta, sebab betapa banyak orang yang Allah ﷻ berikan kepadanya kelapangan harta , namun dia tidak merasa puas dengan apa yang telah diberikan kepadanya, sehingga dia terus bersungguh- sungguh untuk menambah hartanya tanpa dia peduli darimana dia memperolehnya, maka seakan- akan dia tetap saja miskin karena terlalu rakusnya dia.
Namun hakekat kekayaan adalah kekayaan jiwa, yaitu orang yang merasa cukup dengan apa yang telah diberikan kepadanya, maka dia merasa cukup dan ridha , dan tidak rakus untuk menambahnya, dan tidak pula memaksakan diri dalam mencarinya, sehingga dia seperti orang yang telah berkecukupan.”
📚 Fathul bari: 18/ 264
https://t.me/MahadOnline_alistiqomah



