Ibnul Qayyim رحمه الله berkata dalam penjelasan tentang macam-macam cinta buta (‘isyq):
“Ada cinta yang menyebabkan kemurkaan di sisi Allah, dan menjauhkan dari rahmat-Nya, serta menjadi perkara yang paling berbahaya bagi seorang hamba dalam agama dan dunianya, yaitu cinta (nafsu) kepada para pemuda tampan (al-murdān).
Tidaklah seseorang diuji dengan hal itu kecuali karena ia telah hina di sisi Allah ﷻ , dijauhka dari pintu rahmat-Nya, dan dijauhkan hatinya dari-Nya. Ia termasuk penghalang terbesar yang memutus seorang hamba dari Allah ﷻ . Sebagaimana perkataan sebagian salaf: ‘Apabila seorang hamba jatuh (hina) dari pandangan Allah, niscaya Allah akan menimpakan padanya kecintaan (nafsu) terhadap pemuda-pemuda tampan.’
Cinta inilah yang telah menimpa kaum Luth dengan azab yang menimpa mereka. Mereka tidaklah binasa kecuali karena cinta semacam ini. Allah Ta‘ala berfirman:
﴿لَعَمْرُكَ إِنَّهُمْ لَفِي سَكْرَتِهِمْ يَعْمَهُونَ﴾
“Demi umurmu (wahai Muhammad), sesungguhnya mereka itu benar-benar terombang-ambing dalam kesesatan mereka.” (QS. Al-Hijr: 72).
— Al-Jawāb al-Kāfī, hal. 173–174.
قال ابن القيم رحمه الله في بيان أنواع العشق :
“وعشقٌ هو مقتٌ عند الله وبُعدٌ من رحمته ، وهو أضر شيءٍ على العبد في دينه ودنياه : وهو عشق المردان ، فما ابتليَ به إلا مَن سقط مِن عين الله ، وطرد عن بابه ، وأبعد قلبه عنه ، وهو من أعظم الحُجب القاطعة عن الله ، كما قال بعض السلف : إذا سقط العبد مِن عين الله ابتلاه بمحبة المردان ، وهذه المحبة هي التي جلبت على قوم لوط ما جلبت ، وما أوتوا إلا مِن هذا العشق ، قال الله تعالى : ( لعمرك إنهم لفي سكرتهم يعمهون ) ” انتهى .
” الجواب الكافي” ( ص 173 ، 174 ) .
—————————————
Oleh: Ustadz Abu Muawiyah Askary
https://t.me/MahadOnline_alistiqomah




